UIN KHAS Jember Kukuhkan 1.482 Guru Profesional Melalui Yudisium PPG Tahun 2025
Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember kembali mencetak ribuan guru profesional melalui kegiatan Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional PPG Transformasi+ Batch 1 Tahun 2025, yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2025 secara hybrid (daring dan luring).
Sebanyak 1.482 lulusan dikukuhkan pada kegiatan tersebut. Dari jumlah tersebut, 56 peserta mengikuti acara secara langsung di ruang pertemuan lantai 2 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember, sementara peserta lainnya mengikuti secara virtual melalui Zoom Meeting. Acara ini turut dihadiri oleh Rektor UIN KHAS Jember, Dekan FTIK beserta jajaran wakil dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, Koordinator Prodi PPG, serta dosen-dosen pengelola program.
Dalam laporan akademiknya, Dr. Khotibul Umam, M.A., selaku Wakil Dekan I FTIK, menjelaskan rincian peserta yang diyudisium. Peserta terdiri atas 677 laki-laki dan 605 perempuan. Berdasarkan bidang sertifikasi, terdapat 495 peserta bidang PAI, 198 Akidah Akhlak, 100 Bahasa Arab, 99 Fikih, 96 Qur’an Hadis, 100 Sejarah Kebudayaan Islam, 199 guru kelas RA, dan 195 guru kelas MI. Adapun peserta tertua bernama Juwariyah (59 tahun) dari Magelang, Jawa Tengah, bidang Guru Kelas MI, sedangkan peserta termuda adalah Qudrotul Inayah (26 tahun) dari Tuban, Jawa Timur, bidang Guru Kelas RA.
Dekan FTIK, Dr. H. Abdul Mu’is, S.Ag., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar guru profesional tidak hanya ditandai oleh sertifikat pendidik, tetapi juga oleh komitmen moral dan tanggung jawab dalam mencerdaskan generasi bangsa. “Guru adalah pilar utama pendidikan. Tantangan ke depan adalah bagaimana memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi, baik profesional, pedagogik, pribadi, maupun sosial,” ujarnya. Ia juga mendorong para lulusan untuk terus memperbaiki diri dan menciptakan pembelajaran yang bermutu agar menghasilkan peserta didik yang unggul dan berdaya saing global.
Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember dalam sambutannya menyampaikan bahwa status sebagai guru profesional bukan hanya peningkatan kesejahteraan, melainkan transformasi watak dan karakter pendidik sejati. Ia mengurai makna kata HIKMAH sebagai nilai utama guru profesional:
-
Humanis, guru yang mengajak dengan kasih sayang dan kebijaksanaan;
-
Integritas, guru yang jujur, loyal, dan berkomitmen tinggi;
-
Kompetensi, guru yang terus mengasah kemampuan dan keahlian;
-
Moderat, guru yang menjadi teladan dalam sikap keberagamaan;
-
Afirmatif, guru yang memudahkan, bukan mempersulit murid; dan
-
Harmonis, guru yang mampu bersinergi dan menghargai perbedaan.
Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Prodi PPG, Dr. Nino Indrianto, M.Pd., menjelaskan bahwa PPG Transformasi+ merupakan pengembangan dari skema PPG Dalam Jabatan yang dirancang untuk mempercepat proses sertifikasi pendidik bagi guru yang belum tersertifikasi. “Melalui model baru ini, pelaksanaan PPG menjadi lebih efisien dan menjangkau lebih banyak peserta, sehingga jumlah kelulusan tahun ini meningkat signifikan dibandingkan batch sebelumnya,” ungkapnya.
Melalui kegiatan yudisium ini, UIN KHAS Jember menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi keagamaan yang berkomitmen mencetak guru profesional berintegritas, berkarakter, dan berakhlakul karimah, siap berkontribusi bagi kemajuan pendidikan nasional. (Editor: Mudrikah)
berita ini juga dapat diakses pada link Yudisium PPG Batch 1 Tahun 2025: FTIK UIN KHAS Jember Kukuhkan 1482 Guru Profesional Baru | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan




