gmf.ftik@uinkhas.ac.id 085259383259

Tadris IPA UIN KHAS Jember Dorong Calon Guru Kuasai AI untuk Pembelajaran Sains di Era Digital

Home >Berita >Tadris IPA UIN KHAS Jember Dorong Calon Guru Kuasai AI untuk Pembelajaran Sains di Era Digital
Diposting : Selasa, 21 Oct 2025, 12:18:37 | Dilihat : 57 kali
Tadris IPA UIN KHAS Jember Dorong Calon Guru Kuasai AI untuk Pembelajaran Sains di Era Digital


Selasa, 14 Oktober 2025, Aula Perpustakaan UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember menjadi pusat antusiasme akademik dengan terselenggaranya Kuliah Tamu bertema “Pemanfaatan AI untuk Pembelajaran IPA.” Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 90 mahasiswa semester 3 Program Studi Tadris IPA dan menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Sabar Nurohman, M.Pd., Koordinator S2 Pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Koordinator Prodi Tadris IPA, Dinar Maftukh Fajar, S.Pd., M.P.Fis., menegaskan bahwa mahasiswa calon guru harus memiliki kesiapan menghadapi arus transformasi digital di dunia pendidikan. “Guru masa depan tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi harus mampu mengembangkannya sebagai media pembelajaran yang kreatif dan bermakna,” ujarnya.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan I FTIK, Dr. Khotibul Umam, M.A., yang menyoroti pentingnya keseimbangan antara teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan. “AI menawarkan efisiensi luar biasa, tetapi pendidikan tidak boleh kehilangan sentuhan humanisnya. Empati, moralitas, dan nilai spiritual harus tetap menjadi jiwa dalam proses pembelajaran,” pesannya dengan penuh refleksi.

Dalam penyampaian materinya, Dr. Sabar Nurohman menguraikan bagaimana Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran sains, mulai dari analisis data besar (big data), personalisasi pembelajaran, hingga evaluasi berbasis teknologi. “AI bisa membantu guru memahami pola kesulitan belajar siswa dan memberikan umpan balik secara cepat dan akurat,” tuturnya.

Meski demikian, ia juga mengingatkan adanya tantangan besar di lapangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru dalam literasi digital, serta pentingnya etika dalam penggunaan teknologi. “AI tidak bisa menggantikan peran guru sebagai pendidik karakter. Guru tetap menjadi pusat nilai-nilai kemanusiaan,” tegasnya.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Ihza Rizky Winedar, alumni Tadris IPA sekaligus penerima Beasiswa BIB UNY, berlangsung dinamis dengan sesi tanya jawab yang membuka ruang refleksi dan diskusi mendalam tentang masa depan pembelajaran berbasis teknologi.

Kuliah tamu ini diakhiri dengan ajakan bersama untuk terus mengembangkan kompetensi digital secara bijak dan beretika. Melalui kegiatan ini, Prodi Tadris IPA UIN KHAS Jember berharap dapat mencetak calon pendidik yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, moral, dan spiritual dalam memanfaatkan AI demi kemajuan pendidikan sains di Indonesia. (Editor: Mudrikah)

berita juga dapat diakses pada link berikut: Manfaatkan Kecerdasan Buatan, Kuliah Tamu Tadris IPA Kupas Tuntas AI untuk Pembelajaran Sains | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan

;