Selamat! Sejumlah Dosen FTIK Lolos ke Bootcamp Ecotheology Studies
Jember, 7 Oktober 2025. Kabar gembira datang dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN KHAS Jember. Sejumlah dosen FTIK dinyatakan lolos seleksi Bootcamp Ecotheology Studies: Multidisciplinary Approaches, sebuah kegiatan akademik bergengsi yang menggabungkan kajian lintas disiplin antara agama, lingkungan, dan kemanusiaan.
Bootcamp ini mengusung tema utama “Living Ecotheology: Belajar dari Kehidupan Sehari-hari Masyarakat Desa”, menjadi wadah strategis bagi para dosen untuk memperdalam pemahaman tentang ekoteologi, yakni pendekatan teologis yang menyoroti hubungan harmonis antara manusia, Tuhan, dan alam semesta. Dalam konteks pendidikan Islam, kajian ini membuka ruang baru bagi pengembangan keilmuan yang tidak hanya berorientasi pada dimensi spiritual, tetapi juga pada tanggung jawab ekologis dan keberlanjutan lingkungan hidup. Pendekatan multidisipliner yang digunakan memungkinkan peserta untuk memadukan perspektif agama, sains, pendidikan, sosial, dan budaya dalam menjawab tantangan global seperti krisis iklim, degradasi lingkungan, serta etika ekologis dalam praktik keagamaan dan pendidikan.
Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi pada 17–30 September 2025, dilanjutkan dengan pendaftaran peserta pada 17 September–3 Oktober 2025. Setelah melalui proses seleksi intensif pada 4–6 Oktober 2025, panitia mengumumkan nama-nama peserta terpilih pada 7 Oktober 2025. Para peserta yang lolos akan mengikuti Workshop Ecotheology Studies pada 8–10 Oktober 2025, dan puncaknya adalah Bootcamp pada 16–19 Oktober 2025.
Dalam tahap awal, peserta diminta untuk mengirimkan abstrak penelitian sepanjang maksimal 300 kata yang disusun secara kolektif dengan maksimal tiga orang anggota tim. Ketentuan ini mendorong terbentuknya kerja kolaboratif antar dosen lintas program studi maupun lintas disiplin ilmu, sehingga ide-ide penelitian yang lahir dapat mencerminkan keberagaman perspektif dan pendekatan ilmiah. Melalui kegiatan ini, para dosen diharapkan mampu merumuskan gagasan riset inovatif yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, etika lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Inisiatif ini juga sejalan dengan semangat green campus dan sustainable education yang tengah digalakkan UIN KHAS Jember, di mana kegiatan akademik diarahkan tidak hanya untuk pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga untuk membangun kesadaran ekologis dan spiritualitas keberlanjutan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Lebih dari sekadar pelatihan akademik, Bootcamp ini menjadi ajang strategis bagi para akademisi untuk berjejaring, berdiskusi, dan berkolaborasi lintas bidang. Melalui forum intensif ini, para peserta berkesempatan untuk bertemu dengan para pakar nasional dan praktisi lingkungan, mendalami teori dan metodologi ekoteologi kontemporer, serta memetakan isu-isu ekologis yang relevan dengan konteks pendidikan Islam dan sosial kemasyarakatan. Harapannya, kegiatan ini dapat melahirkan gagasan-gagasan ilmiah baru yang aplikatif, menghasilkan publikasi kolaboratif berkualitas, dan menumbuhkan komunitas riset berkelanjutan yang berkontribusi nyata bagi perawatan planet bumi dan kesejahteraan umat manusia. (AL).




