Gelaran Program MORA The Air Fund Bersama Kementerian Agama RI
Jember, 10 Oktober 2025 – Dalam rangka mendukung penguatan riset dan inovasi akademik di lingkungan perguruan tinggi keagamaan, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kegiatan Sosialisasi Program MORA The Air Fund, sebuah program pendanaan riset kolaboratif dari Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 Oktober 2025, bertempat di Gedung BEC UIN KHAS Jember, pukul 14.00–16.00 WIB, dan dihadiri oleh para dosen serta peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan universitas, tak ketinggalan FTIK.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Prof. Dr. M. Khusna Amal, M.Ag., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kementerian Agama dalam menyediakan akses pendanaan riset bagi dosen-dosen di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). “Program ini menjadi momentum penting bagi dosen UIN KHAS Jember untuk memperkuat kapasitas riset, memperluas kolaborasi, dan menghasilkan karya ilmiah yang berdampak luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sosialisasi ini menghadirkan Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Keagamaan Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai skema pendanaan yang ditawarkan melalui MORA The Air Fund, termasuk fokus riset, mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, serta peluang kolaborasi nasional dan internasional.
Dr. Ruchman menegaskan bahwa The Air Fund merupakan salah satu inovasi pendanaan riset yang diinisiasi oleh Kementerian Agama dan LPDP untuk mendukung peningkatan mutu penelitian, publikasi internasional, dan pengembangan kebijakan berbasis riset di lingkungan PTKIN. Ia juga mendorong para dosen untuk aktif berpartisipasi dan berkompetisi secara sehat dalam memperoleh hibah penelitian ini.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para dosen UIN KHAS Jember semakin termotivasi untuk mengembangkan riset yang inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi pada penguatan ekosistem riset nasional.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk mendukung visi UIN KHAS Jember sebagai Green, Smart, and Sustainable University, yang senantiasa mendorong integrasi ilmu, iman, dan inovasi dalam pengembangan pendidikan tinggi keagamaan. (AL)




