EDUCARE Vol. 6 No. 1 (2025): Inovasi Pembelajaran dan Kolaborasi Global dalam Pendidikan Dasar
Edisi terbaru EDUCARE: Journal of Primary Education Volume 6 Nomor 1 Tahun 2025 kembali hadir dengan berbagai penelitian yang mengedepankan inovasi dan kolaborasi internasional di bidang pendidikan dasar. Melalui terbitan ini, EDUCARE menegaskan perannya sebagai jurnal ilmiah yang berkomitmen mendorong pengembangan teori dan praktik pembelajaran yang berorientasi pada kreativitas, literasi, dan keberlanjutan lingkungan.
Artikel pertama dalam edisi ini berjudul “Ecobrick as a Sustainable Lifestyle Implementation in Shaping Students’ Creativity and Environmental Care” karya Athena Zulfa, Nur Laili Indasari, Fadhilatul Ummah dari IAI Daruttaqwa Gresik, dan Alma Vorfi Lama dari University of Business and Technology, Kosovo. Penelitian ini mengangkat konsep ecobrick sebagai praktik gaya hidup berkelanjutan yang dapat menumbuhkan kreativitas serta kepedulian lingkungan pada peserta didik. Kajian ini menekankan pentingnya pendidikan karakter lingkungan sejak dini sebagai langkah strategis menuju pembangunan berkelanjutan.
Kontribusi dosen dari UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember juga tampak kuat dalam edisi ini. Artikel berjudul “Literacy Programs as an Effort to Strengthen the Reading Culture and Improve Students' Reading Skills” yang ditulis oleh Nafilatul Ain, Abdul Karim, serta Siti Marfuah (Ma’arif Elementary School 30 Bustanul Ulum Jember), bersama Joseph Lere Omiwole dari Osun State University Nigeria, menyoroti strategi penguatan budaya literasi di sekolah dasar. Penelitian ini menunjukkan bahwa program literasi yang terstruktur dapat meningkatkan keterampilan membaca siswa sekaligus memperkuat tradisi akademik berbasis literasi di lingkungan pendidikan dasar.
Edisi ini juga memuat penelitian dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan judul “The Effectiveness of the RADEC Learning Model in Improving Student Learning Achievement.” Artikel yang turut melibatkan akademisi dari University of Malaya, Malaysia ini mengkaji efektivitas model pembelajaran RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu menumbuhkan partisipasi aktif, pemahaman mendalam, dan hasil belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik sekolah dasar.
Dari perspektif kajian budaya dan gender, artikel “Gender Roles and Identity in Visual Representations of Primary Education Textbooks in West Bengal and Bangladesh” oleh Ankur Nandi dan rekan-rekan dari India menghadirkan analisis menarik tentang bagaimana representasi visual dalam buku teks mencerminkan peran dan identitas gender. Penelitian ini menegaskan pentingnya kurikulum dan bahan ajar yang inklusif agar pendidikan dasar dapat menanamkan nilai kesetaraan sejak dini.
Sementara itu, penelitian berjudul “Analyzing Student Retention Trends in Public Schools Across Kwara State Nigeria” oleh Afeez Adeshina Shittu dan tim dari Nigeria menyoroti fenomena retensi siswa di sekolah negeri. Kajian ini mengungkap faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan studi siswa, seperti kondisi ekonomi, dukungan keluarga, serta kebijakan pemerintah daerah. Temuan ini memberi wawasan penting bagi pembuat kebijakan pendidikan dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan akses pendidikan dasar.
Artikel “Developing Interactive Learning Media to Enhance Elementary School Students’ Learning Motivation” yang ditulis oleh Hartono (UIN KHAS Jember), Ningsi, dan Shahzadi Hina dari Pakistan, menjadi salah satu kontribusi penting dari sivitas akademika FTIK. Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran interaktif yang terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Melalui pendekatan kolaboratif lintas negara, artikel ini mencerminkan semangat globalisasi pendidikan Islam yang berorientasi inovasi dan teknologi.
Terakhir, artikel “Needs Analysis for Educational Comic Media as a Learning Tool in Elementary Schools” karya Maulida Rizka Yulianti dan rekan-rekan dari Universitas Negeri Jakarta serta Necmettin Erbakan University Turki, mengkaji kebutuhan akan media komik edukatif di sekolah dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa media visual yang menarik dapat meningkatkan pemahaman siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar yang lebih tinggi.
Secara keseluruhan, edisi EDUCARE Journal of Primary Education kali ini menampilkan beragam penelitian lintas negara dengan semangat inovasi dan kolaborasi akademik. Keikutsertaan para dosen UIN KHAS Jember menjadi bukti nyata kontribusi kampus dalam memperkuat riset pendidikan dasar yang relevan, aplikatif, dan berdampak global. Melalui karya-karya semacam ini, diharapkan sivitas akademika FTIK terus berperan aktif dalam membangun ekosistem ilmiah yang produktif dan mendukung kemajuan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional. (RF)




