Edisi Terbaru JPTPD: Kolaborasi Inovatif dalam Pengembangan Pembelajaran dan Profesionalisme Guru
Awal tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development (JPTPD) yang menerbitkan edisi Volume 1 Nomor 2. Terbitan ini menegaskan komitmen jurnal dalam mendorong inovasi pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, serta pengembangan profesionalisme guru di berbagai jenjang pendidikan. Edisi kali ini menampilkan 13 artikel hasil riset kolaboratif dari dosen, guru, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah, dengan dominasi kontribusi dari sivitas akademik UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember.
Artikel pertama yang berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Menggunakan Model Pembelajaran Joyful Learning” ditulis oleh Rika Nurfitriyani dan tim dari UIN KHAS Jember, SMK Negeri 2 Jember, dan IAIN Takengon. Penelitian ini menyoroti penerapan model Joyful Learning yang terbukti efektif menciptakan suasana belajar menyenangkan dan meningkatkan motivasi serta pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan dan moral.
Masih dalam semangat inovasi pembelajaran, artikel “Peningkatan Pemahaman Materi Salat Siswa melalui Media dan Bahan Ajar Berbasis Teknologi Informasi” karya Dadan Purnama dan rekan dari UIN KHAS Jember menunjukkan bagaimana integrasi teknologi digital memperkuat efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Dengan pendekatan berbasis media interaktif, siswa dapat memahami tata cara ibadah secara lebih kontekstual dan aplikatif.
Tema peningkatan kompetensi keagamaan peserta didik juga diangkat oleh tim penulis UIN KHAS Jember dalam artikel “Upaya Peningkatan Kemampuan Peserta Didik dalam Dakwah, Khutbah, dan Tabligh melalui Metode Drill dan Demonstrasi.” Artikel ini menegaskan bahwa metode drill dan demonstration mampu melatih keterampilan komunikasi religius dan kepercayaan diri siswa, yang menjadi bekal penting dalam pembentukan karakter islami di era modern.
Sementara itu, pendekatan Problem-Based Learning menjadi salah satu sorotan menarik dalam artikel “Peningkatan Pemahaman Materi Fiqih Siswa tentang Hal-Hal yang Membatalkan Salat melalui Pembelajaran Berbasis Masalah.” Umi Kulsum dan tim dari UIN KHAS Jember membuktikan bahwa pembelajaran berbasis masalah tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Selain itu, kolaborasi lintas institusi juga terlihat dalam artikel “Implementasi Model Pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, and Create (RADEC) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Materi Zakat” karya Ai Rohmayati dan rekan dari UIN KHAS Jember, SMK Negeri 1 Tempeh Lumajang, dan UIN Salatiga. Model RADEC dinilai efektif dalam membangun pengalaman belajar yang aktif, interaktif, dan berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Edisi ini juga menyoroti pentingnya pengembangan kreativitas siswa melalui teknologi dan metode visual. Artikel “Penggunaan Media Pembelajaran Canva untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti” karya Nikmatul Maula Maksumah dan rekan menegaskan bahwa pemanfaatan Canva tidak hanya mempercantik tampilan materi, tetapi juga meningkatkan partisipasi dan minat belajar siswa. Di sisi lain, artikel “Penerapan Metode Pembelajaran Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Huruf Hijaiyah Siswa Sekolah Dasar” menunjukkan efektivitas pendekatan visual dalam penguatan literasi dasar keagamaan anak.
Yang tak kalah menarik, Journal of Pedagogical and Teacher Professional Development edisi ini juga menampilkan riset internasional bertajuk “Implementing the Problem-Based Learning Model to Enhance Critical Thinking Skills on the Theme of Environmental Diversity in Junior High School Students” oleh Arfiany Nur Amalia, Fakhriyatus Shofa Alawiyah (UIN KHAS Jember), dan Samira Agoro dari University of Lomé, Togo. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa jejaring riset UIN KHAS Jember telah menembus batas global dengan menghadirkan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan berwawasan lingkungan dan berpikir kritis.
Sebagai penutup, artikel “Multiple Intelligences in Prospective Biology Teachers and Their Role in Self-Awareness and Learning Strategies” oleh Nanda Eska Anugrah Nasution menegaskan pentingnya kesadaran diri dan strategi belajar bagi calon pendidik. Dengan memahami kecerdasan majemuk yang dimiliki, calon guru dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih adaptif dan berpusat pada potensi peserta didik.
Secara keseluruhan, edisi Volume 1 Nomor 2 (Januari 2025) ini memperlihatkan keberagaman tema dan kolaborasi luas antara dosen, guru, dan akademisi dari berbagai institusi seperti UIN KHAS Jember, Universitas Negeri Medan, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Sunan Giri Surabaya, UIN Syekh Ali Hasan Padangsidimpuan, dan University of Lomé (Togo). Dengan total 13 artikel dan lebih dari 45 penulis, edisi ini menjadi refleksi nyata atas semangat kolaboratif sivitas akademik FTIK dalam mengembangkan pedagogi Islami yang kreatif, adaptif, dan berdaya saing global. (RF)




