Edisi Terbaru JIER Vol. 6 No. 2 (2025): Menggagas Inovasi dan Kepemimpinan Pendidikan Islam di Era Digital
Journal of Islamic Education Research (JIER) Volume 6 Nomor 2 Tahun 2025 kembali terbit dengan berbagai artikel ilmiah yang mengupas transformasi dan inovasi pendidikan Islam di era digital. Jurnal yang berada di bawah pengelolaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember ini menghadirkan karya-karya dari akademisi nasional dan internasional yang menyoroti integrasi teknologi, kepemimpinan, serta rekontekstualisasi nilai-nilai pendidikan Islam di abad ke-21.
Salah satu artikel utama dalam edisi ini adalah karya Muhamad Arif Nugraha dan tim berjudul “Analysis of the Implementation of the Islamic Boarding School Curriculum in Enhancing Students' Competence in the Tahfidzul Qur'an Program.” Penelitian kolaboratif antara Politeknik Negeri Bandung, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, dan Coventry University (UK) ini menyoroti efektivitas kurikulum pesantren dalam meningkatkan kompetensi santri pada program tahfidzul Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara pembelajaran akademik dan spiritual mampu menghasilkan lulusan yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki hafalan Al-Qur’an yang kuat.
Artikel berikutnya yang menarik perhatian pembaca adalah “The Integration of Artificial Intelligence as a Teacher’s Partner in Islamic Religious Education Learning” karya Luluk Ilma’ Nun dan rekan-rekan dari Universitas Yudharta Pasuruan yang berkolaborasi dengan peneliti dari Kaduna State University, Nigeria. Artikel ini menggagas pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai mitra guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Melalui pendekatan ini, penulis menegaskan bahwa AI dapat memperkaya metode pembelajaran, mempercepat evaluasi hasil belajar, dan mendukung guru dalam mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa secara personal.
Masih dalam ranah inovasi teknologi pendidikan, tim dari UIN Raden Intan Lampung menghadirkan artikel berjudul “Implementation of the Quizizz-Based ASSURE Learning Model in Islamic Religious Education.” Penelitian ini memperkenalkan model pembelajaran berbasis teknologi interaktif melalui platform Quizizz dengan pendekatan ASSURE. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memperkuat pemahaman konsep-konsep keislaman secara menyenangkan dan efektif.
Pada ranah konseptual, artikel “Recontextualizing Islamic Education in the 21st Century: A Study on the Thought of KH. Ahmad Dahlan” karya Amit Dana Ikmah dan tim mengulas pemikiran pembaharu pendidikan Islam KH. Ahmad Dahlan. Melalui analisis mendalam, penulis menyoroti relevansi gagasan Dahlan dalam menjawab tantangan pendidikan modern yang menuntut keseimbangan antara spiritualitas, rasionalitas, dan kemajuan teknologi. Artikel ini menegaskan bahwa pemikiran klasik dapat terus hidup dan berdaya guna bila direkontekstualisasikan sesuai kebutuhan zaman.
Selain itu, artikel berjudul “Strategic Efforts to Improve the Professionalism of Honorary Teachers” karya Anis Fauzi dan kolaborator dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten serta University of Malaya, Malaysia, membahas strategi pengembangan profesionalisme guru honorer. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pedagogik dan kesejahteraan sebagai faktor utama dalam memperkuat mutu pendidikan Islam di lembaga-lembaga pendidikan formal dan nonformal.
Sementara itu, Abu Hasan Agus R. dan Hafilul Fajrul Kamil dari Universitas Nurul Jadid Probolinggo menyajikan artikel “The Role of Transformational Leadership in Improving the Quality of Human Resources in Islamic Boarding Schools.” Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam menginspirasi guru dan santri untuk berkembang secara intelektual dan spiritual. Pimpinan pesantren yang visioner dan partisipatif diyakini mampu menciptakan lingkungan belajar yang produktif dan berorientasi pada mutu.
Edisi ini juga menampilkan isu penting tentang kesetaraan gender dalam artikel “Women’s Leadership in Educational Institutions: A Qualitative Literature Review on Challenges and Strategic Opportunities” karya Hartinah dan rekan-rekan dari IAIN Sorong serta Maejo University Thailand. Kajian ini membahas tantangan dan peluang strategis perempuan dalam memimpin lembaga pendidikan Islam, sekaligus menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan sebagai agen perubahan dalam dunia akademik dan sosial keagamaan.
Sebagai penutup, artikel “Enhancing Distance Learning through Immersive Technologies: Integration of Augmented and Virtual Reality in Higher Education” karya Ahmad Shofiyuddin dan tim dari Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri dan Universitas Trunojoyo menunjukkan bagaimana teknologi Augmented Reality dan Virtual Reality dapat memperkaya pengalaman belajar jarak jauh. Inovasi ini menjadi langkah maju dalam menghadirkan pembelajaran Islam yang interaktif, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.
Dengan keberagaman tema dan kolaborasi internasional yang terjalin, edisi terbaru JIER ini menjadi bukti konsistensi FTIK UIN KHAS Jember dalam menghadirkan wacana ilmiah yang aktual, relevan, dan inspiratif. Melalui publikasi berkala seperti ini, JIER terus memperkuat posisinya sebagai jurnal bereputasi yang berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan Islam di tingkat nasional dan global. (RF)




