Jember, November 2026 – Dosen UIN KHAS Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini, dosen FTIK berperan aktif sebagai narasumber dalam Workshop Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI & BP Wilayah Tengah Kabupaten Jember.

Kegiatan yang mengusung tema "Meningkatkan Profesionalisme Guru PAI dan BP melalui Kolaborasi, Inovasi Pembelajaran, dan Penguatan Karakter Murid" ini berlangsung pada hari Rabu, 4 November 2026, bertempat di Hall Rembangan Jember. Workshop yang dirancang dengan Pola Dukung 4 Jam ini diikuti oleh para guru PAI dan BP SMP Negeri maupun Swasta se-Wilayah Tengah Kabupaten Jember.

Transfer Ilmu dari Kampus ke Ruang Kelas

Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, FTIK UIN KHAS Jember menghadirkan dua pakar yang kompeten di bidangnya. Kedua dosen tersebut adalah Dr. Imron Fauzi, M.Pd.I., pakar manajemen pendidikan dan Dr. Nino Indrianto, M.Pd. yang merupakan Koordinator Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Sesi diskusi dan penyampaian materi dipandu oleh Ketua MGMP PAI Jember yang bertindak sebagai moderator.

Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Panitia, Muhammad Hilali, S.Pd., M.Pd., dan Ketua MGMP PAI SMP Wilayah Tengah, Mohammad Saleh, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa sinergi antara kampus dan komunitas guru ini merupakan wadah strategis untuk saling berbagi pengalaman dan beradaptasi dengan tantangan pendidikan masa kini.

Materi Aplikatif Hasil Riset dan Pengabdian

Selaras dengan tujuan PPKB, kedua narasumber dari FTIK membawakan materi yang sangat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan guru di lapangan. Beberapa fokus materi utama dalam workshop ini meliputi:

  1. Penguatan Karakter Murid: Strategi membimbing siswa agar memiliki akhlakul karimah yang kuat di tengah tantangan era digital.

  2. Inovasi Pembelajaran Kolaboratif: Mendorong guru untuk menerapkan metode pengajaran yang interaktif dan partisipatif guna meningkatkan minat belajar siswa.

  3. Pemanfaatan Teknologi dalam PAI: Integrasi media digital sebagai alat bantu ajar agar materi Pendidikan Agama Islam lebih mudah dipahami dan tidak monoton.

  4. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan: Pemahaman mendalam mengenai pentingnya pengembangan diri secara terus-menerus bagi guru guna peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional.

Para peserta yang mengenakan pakaian Batik MGMP PAI Wil. Tengah tampak sangat antusias mengikuti jalannya acara, terutama pada sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman (sharing session) antar guru.

Sinergi untuk Pendidikan Jember

Melalui kegiatan pengabdian ini, FTIK UIN KHAS Jember berharap para GPAI & BP di wilayah tengah Kabupaten Jember dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan kolaboratif. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dosen FTIK tidak hanya berkutat di ruang akademik, tetapi juga turun langsung berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di masyarakat, serta memperkuat jejaring antara perguruan tinggi dan sekolah mitra. (AL)


Tags: Pendidikan Komunitas
Bagikan: